Archives

Kupu-Kupu Salju – Felice Cahyadi

[Resensi] Kupu-Kupu Salju – Felice Cahyadi

Oleh : Andika

Sinopsis

Sembilan tahun yang lalu, Remy memberikan sebuah buku harian terkunci kepada Alice, berjanji akan memberikan kuncinya pada hari ulang tahun gadis itu. Namun Remy tak pernah muncul, hanya meninggalkan buku harian dan kenangan yang selalu menyala di hati Alice.

Kini Alice sudah SMA. Di sekolah barunya ia bertemu Juno Wirjadinata dan Mickey Chendra—-dua “pangeran” di San Cristoforo School.

Pertemuan itu masing-masing berkembang menjadi hubungan yang unik. Juno lebih suka menghindari Alice, karena ada sesuatu pada diri gadis itu yang membuat hatinya resah, sedangkan Mickey jatuh cinta kepada Alice, dan memperlakukan gadis itu bak ksatria terhadap seorang putri.

Konflik datang bersama dengan kemunculan Kiev Wardjono. Kiev, berandalan licik yang menyimpan dendam, memanfaatkan Alice untuk merusak persahabatan Juno dan Mickey.

Sementara itu tanpa Alice sadari, sosok Remy sebenarnya ada di sekitarnya selama ini. Hanya saja kini ia bukan lagi seorang Remy. Keadaan telah mengubah identitasnya. Siapakah dia? Apakah Alice akan mendapatkan Remy-nya kembali?

Secara keseluruhan saya suka novel ini. Covernya, sinopsis belakang novel yang bikin penasaran, sampai alur cerita saya suka. Untuk ceritanya, unik dan sangat teens sekali. ^^ Apalagi dalam novel ini juga menyantumkan merl-merk luar yang terkenal sebagai background fashion si tokohnya. Bahasa yang digunakan sederhana sehingga mudah dimengerti.

Rate: ✔✔✔

Judul : Kupu-Kupu Salju

Pengarang : Felice Cahyadi

Tahun terbit : 2010

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Hal : 248 halaman

Kategori : Fiksi, Novel, Teens

Ukuran : 13,5 x 20 cm

Harga : Rp 35.000

ISBN : 978-979-22-6322-0

Advertisements

Separuh Bintang – Evline Kartika

[Resensi] Separuh Bintang – Evline Kartika

Oleh : Andika

Yang bisa terucap untuk novel ini adalah KEREN. Ceritanya emang remaja banget sih, tapi penulis bisa menyusun novel ini menjadi sebuah novel yang amat menarik. Saya sendiri nggak bisa berhenti baca. Rasanya pengen balik ke halaman berikut terus saking serunya.

Konflik yang dimasukkin cukup rumit. Ini dia yang ngebuat pembaca jadi terkejut-kejut dan jadi bertanya-tanya, “Ada apa sih sebenernya?” “Siapa sih orang ini?”. Tokoh Chiara sendiri menurut saya agak stereotype (dalam arti sifatnya ya, bukan kehidupannya). Chiara beda dari cewek yang lain, dia bukan anak populer, dia berani melawan “the cool kids” di sekolahnya. Yah, banyaklah novel teenlit yang tokoh utama ceweknya kayak gitu.

Tapi, kembali lagi ke konflik. Yang bikin aku suka novel ini, jujur, karena konfliknya yang rumit. Jalan ceritanya bener-bener unpredictable. Meskipun dengan background SMA tetap menjadi warna yang berbeda.

 

Sinopsis

Cinta itu nggak butuh alasan.

Jika cinta membutuhkan alasan, ketika alasan itu hilang ,cinta juga akan hilang bersamanya….
lalu ketika seseorang yang kita cintai itu menghilang, apakah kita juga harus hilang bersamanya? 

Dunia seakan terbalik bagi Chiara.

Dalam sekejap hidupnya yang penuh kebahagian berubah.

Setelah tahu statusnya sebagai anak haram – yang menyebabkan ayahnya marah dan kabur dari rumah, ditambah meningalkan ibu dan kakanya – Chiara mengunci rapat rapat sebagian dirinya.

Ditengah kesedihan dan keterpurukannya itu ,Aldy,sahabat sejatinya sejak kanak-kanak,selalu setia menemaninya.

Tapi,bisakah kesabaran dan ketulusan Aldy membuat Chiara bangkit lagi? Atau mungkin, perlu muncul kisah dan tokoh baru untuk memulai episode hidup Chiara yang selanjutnya? Who knows?

Novel ini banyak mengajarkan nilai-nilai kehidupan kepada para pembaca. Walau sang tokoh yang diterpa dengan kejadian yang bisa dikatakan berat untuk usianya, tetapi ia dapat bertahan dan berhasil melewatinya meski itu dapat dilakukan dengan kehadiran orang lain.

Separuh bintang merupakan novel yang layak untuk dibaca. Setelah Anda membacanya, siapa yang akan menjadi separuh bintang Anda? ^^

Rate: ✔✔✔✔✔

Judul : Separuh Bintang

Pengarang : Evline Kartika

Tahun terbit : 2009

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Hal : 320 halaman

Kategori : Fiksi, Novel, Romantic

Ukuran : 13,5 x 20 cm

Harga : Rp 33.000

ISBN : 978-979-22-4545-5

Permainan Maut – Lexie Xu

[Resensi] Permainan Maut – Lexie Xu

Oleh : Andika

Yang saya suka dari Lexie Xu adalah cepat menerbitkan karyanya. Tidak perlu bersabar menunggu karena selang beberapa bulan seri ketiganya sudah terbit. Permainan Maut merupakan lanjutan dari obsesi dan pengurus MOS harus mati.

Cover novel ini lebih ringan bila dibandingkan dengan seri-seri sebelumnya. Tetapi yang tetap menjadikan novel ini dalam genre yang sama adalah judulnya. Permainan Maut.

Sinopsis

Yo, namaku Tony Senjakala dan hidupku saat ini bagaikan sederetan mimpi buruk.

Sebuah e-mail dari teman lamaku—tentang kejadian-kejadian misterius di rumahnya—terus mengusik pikiranku. Namun aku berusaha melupakannya karena sudah tidak sabar lagi untuk berlibur dengan Jenny, pacarku yang manis banget.

Tak disangka, tiba-tiba muncullah seseorang yang sangat tidak ingin kujumpai, namun terus saja menghantui kehidupanku. Tidak ingin orang ini membahayakan Jenny, aku terpaksa melupakan liburan impianku, mengadakan kamp latihan judo dadakan, dan menginap di rumah misterius yang konon menimbulkan nasib buruk bagi para penghuninya.

Celakanya, Markus, sobatku, malah menjalin hubungan mesra dan menjijikkan dengan si oknum ini, tidak peduli betapa uring-uringan aku dibuatnya, tidak peduli kami terkurung di penginapan menyeramkan, tidak peduli satu demi satu anggota klub judo mulai lenyap.

Bersama pasangan yang tidak serasi inilah aku harus membongkar semua kejadian aneh ini. Apa sih sebenarnya yang terjadi di penginapan ini? Apakah ada kaitannya dengan hantu legenda si Kakak yang menginginkan teman dan si Adik yang menginginkan pembalasan dendam?

Ataukah ada permainan yang lebih mengerikan daripada yang kami duga?

 

Cerita yang disajikan tetap menegangkan dengan diselingi kisah percintaan antara tokoh tetapi tetap menyajikan suatu cerita yang bagus. Tetap menegangkan. Tetap seru. Tetap membuat penasaran. Dan tetap tetap tetap lainya lagi.

Novel seperti ini akan membantu kita untuk mengasah daya imanijasi kita secara tidak langsung.

Rate: ✔✔✔✔

Judul : Permainan Maut

Pengarang : Lexie Xu

Tahun terbit : 2011

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Hal : 288 halaman

Kategori : Fiksi, Novel, Horor

Ukuran : 13,5 x 20 cm

Harga : Rp 40.000

ISBN : 978-979-22-7685-5

Journey to Thee – Monica Petra

[Resensi] Journey to Thee – Monica Petra

Oleh : Andika

Monica Petra bersama karyanya Journey to Thee, menciptakan sebuah novel yang begitu berani. Saya salut dengan isi ceritanya. Begitu dalam artinya. Banyak sekali nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam novel ini. Tidak hanya itu sisi keagamaan pun juga tersirat dalam ceritanya.

Sinopsis

Lima mahasiswa dari berbagai kota berkumpul untuk kuliah di Solo. Persahabatan pun bersemi. Ada Kevin yang sinis, Natasha yang cantik, Silvia yang tekun, Raymond yang bijaksana, dan Glenn yang slengekan. Persahabatan mereka penuh pertengkaran dan ketidakcocokan, tapi mereka tetap saling sayang.

Di tengah pesta-pesta dan tugas-tugas kuliah, persahabatan mereka terguncang saat terbongkar rahasia bahwa Silvia sebenarnya sakit parah dan Glenn pecandu narkoba. Sementara itu Kevin menyimpan masalahnya sendiri. Keluarganya—yang telah ditinggalkan sang ayah—terjerat utang besar. Kevin memutuskan untuk berhenti kuliah untuk mencari nafkah, meninggalkan Natasha dan Raymond untuk “menjaga” persahabatan mereka. Tapi ternyata Natasha dan Raymond yang sempurna pun punya masalah mereka sendiri…

Yang membuat saya tertarik dengan novel ini adalah kisah persahabatan yang tersaji sangatlah sederhana di awal dan perlahan-lahan mulai kompleks ke bab-bab selanjutnya. Menurut saya novel ini sungguh, indah. =]

Persahabatan, pengorbanan, kepercayaan, kebersamaan antara tokoh begitu nyata dan seperti  ikut berada di dalam cerita. Membuat kita yang membaca juga seperti ikut merasakan apa yang dilakukan atau diterima dari tokoh pada novel ini.

Rate: ✔✔✔✔

Judul : Journey to Thee

Pengarang : Monica Petra

Tahun terbit : 2011

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Hal : 216 halaman

Kategori : Fiksi, Novel, Teens

Ukuran : 13,5 x 20 cm

Harga : Rp 35.000

ISBN : 978-979-22-6828-7


Jingga dalam Elegi – Esti Kinasih

[Resensi] Jingga dalam Elegi – Esti Kinasih

Oleh : Andika

Novel ini, Jingga dalam Elegi menjadi salah satu novel yang saya tunggu tanggal terbitnya saat itu. Karena novel ini merupakan buku kedua atau lanjutan dari novel pertamanya “Jingga dan Senja”.

Sinopsis

Sejak peristiwa pagi hari saat melihat mata Tari bengkak, Ari jadi penasaran. Benarkah itu hanya karena Ari menghapus nomor HP Ata dari HP Tari, ataukah karena Angga? Kalau memang karena Angga yang notabene musuh bebuyutan Ari, Ari ingin tahu apa yang telah dilakukan cowok itu terhadap Tari.

Setelah menemukan a shoulder to cry on pengganti Angga dalam diri Ata, perlahan-lahan Tari mulai melupakan Angga. Sikap Ata yang bertolak belakang dengan Ari membuat Tari nyaman bersama Ata. Ia pun curhat habis-habisan kepada Ata yang lembut, penuh perhatian, baik hati, dan yang baru belakangan Tari sadari berhasil membuat jantungnya berdebar tak keruan. Gangguan dan intimidasi Ari sampai tidak diacuhkannya. Inilah yang membuat Ari makin salah tingkah-kini saingannya bukanlah Angga, melainkan saudara kembarnya sendiri.

Namun, saat Tari merasa telah menemukan pelabuhan hatinya, satu rahasia besar perlahan-lahan terkuak.

Tari merasa… lambat laun Ata semakin mirip Ari….

 

Setelah saya membaca novel ini ternyata agak sedikit rumit ceritanya. Tidak sekompleks pada novel seri pertamanya. Walau ceritanya sedikit membosankan tetapi secara keseluruhan novel ini masih tetap dapat dinikmati dengan baik.

Dan setelah selesai membaca novel ini perasaan yang saya dapat adalah kesal. Ternyata novel ini masih bersambung ke seri ketiganya. T.T *Cihh~ Yah sudah bagi peinta seri Jingga dan Senja, selamat menunggu seri kelanjutannya yang ketiga yang katanya judulnya adalah Jingga untuk Matahari. Satu hal yang jelas sampai ulasan ini dibuat, Esti Kinasih masih belum menyelesaikan naskahnya.Mari dibantu doa untuk kelancarannya. ^^

Rate: ✔✔✔

Judul : Jingga dalam Elegi

Pengarang : Esti Kinasih

Tahun terbit : 2011

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Hal : 392 halaman

Kategori : Fiksi, Novel, Romantic

Ukuran : 13,5 x 20 cm

Harga : Rp 50.000

ISBN : 978-979-22-6647-4

Pengurus MOS Harus Mati – Lexie Xu

[Resensi] Pengurus MOS Harus Mati – Lexie Xu

Oleh : Andika

Ketika melihat novel ini di took buku yang saya rasakan hanya takjub, nggak percaya. Saya berpikir kalau karya Lexie Xu sebelumnya, Obsesi itu sudah tamat dan tidak ada sekuelnya. Ternyata Pengurus MOS Harus Mati ini adalah seri keduanya. Tanpa pikir panjang novel inipun harus dimiliki karena saya nggak mau ketinggalan donks kelanjutannya yang pada seri pertama tidak mengecewakan.

Sinopsis

Hai, namaku Hanny Pelangi, dan hidupku saat ini bagaikan sederetan mimpi buruk. 

Awalnya semua terlihat luar biasa. Aku sedang menikmati liburan yang menyenangkan bersama sahabatku, Jenny, di Singapura saat aku diminta pulang oleh pacar baruku, Benji, sang ketua OSIS, lantaran aku terpilih menjadi salah satu pengurus MOS. Wow! Terpilih menjadi anggota tim elite dan mendapat kesempatan menyiksa murid-murid baru? Siapa yang tidak mau?

Namun semuanya ternyata tidak seindah yang kubayangkan. Belum apa-apa rapat kami sudah diteror oleh seorang cowok bengal yang tidak naik kelas, sangat membenciku, dan hobi membuatku malu. Pokoknya, cowok yang minta diinjak mukanya deh.

Urusan ini bertambah parah saat Benji mengajak kami mengarang kisah horor bohongan seputar sekolah kami. Maksudnya sih untuk menakut-nakuti anak-anak baru. Tak disangka, kisah-kisah horor bohongan itu malah menjelma menjadi kenyataan. Satu demi satu pengurus MOS mengalami kecelakaan mengerikan yang tidak bisa dijelaskan. Puncak-puncaknya, nyawaku nyaris melayang.

Apakah yang menyebabkan kecelakaan-kecelakaan ini? Kutukan kisah horor yang berbalik menimpa kami? Anak baru yang dendam pada kami?

Kalau memang begitu, mengapa semua petunjuk mengarah pada Jenny?

 

Sekarang saya akan mengulas tentang novelnya. Satu hal yang saya ketahui adalah di kedua seri novelnya, bercak darah adalah satu halnya yang harus disertakan dalam ilustrasi cover novelnya. Judul yang diusung pun membuat penasaran dan sudah pasti akan bergenre horror. Di sinilah daya tarik dari novel ini.

Setelah saya selesai membacanya pun ternyata memang TOP! Semua peristiwa begiru mengalir dan mengasyikan. Novel yang penuh dengan teka-teki, strategi, ketegangan dipadukan dengan sedikit humor menjadikan novel ini direkomendasikan.

Rate: ✔✔✔✔✔

Judul : Pengurus MOS Harus Mati

Pengarang : Lexie Xu

Tahun terbit : 2011

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Hal : 304 halaman

Kategori : Fiksi, Novel, Horor

Ukuran : 13,5 x 20 cm

Harga : Rp 40.000

ISBN : 978-979-22-6974-1

Touché – Windhy Puspitadewi

[Resensi] Touché – Windhy Puspitadewi

Oleh : Andika

Novel sangatlah menarik. Jarang sekali saya dapat menemukan novel TennLit yang mengusung tema fantasy sebagai genre-nya. Hal ini yang menjadi salah satu daya tarik dari novel ini.

Sinopsis

Selain kemampuan aneh yang bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain lewat sentuhan, Riska memiliki kehidupan normal layaknya siswi SMA biasa. Tapi semua berubah sejak kedatangan Pak Yunus, guru pengganti, dan perkenalannya dengan Indra yang dingin dan Dani si juara kelas.

Riska kemudian diberitahu bahwa dirinya adalah touché alias orang yang memiliki kemampuan melalui sentuhan, seperti halnya Indra, Dani, dan Pak Yunus sendiri. Seakan itu belum cukup mengejutkan,

Pak Yunus diculik! Sebuah puisi kuno diduga merupakan kunci untuk menemukan keberadaan Pak Yunus.

Dengan segala kemampuan mereka, Riska, Dani, dan Indra pun berusaha memecahkan kode dalam puisi kuno tersebut dan menyelamatkan guru mereka.

 

Dengan ringannya bahasa yang disampaikan membuat novel ini mudah untuk dipahami dan diikuti alur ceritanya. Yah, tiap peristiwa yang dialami dan yang harus dilalui oleh Riska, Indra, Dani demi untuk menyelamatan guru mereka yang sesama kaum touché. Berbagai strategi yang menantang tersaji dengan indah dalam novel ini.

Dengan disisipkan kejadian-kejadian yang mencekam membuat rasa dari novel ini cukup menyenangkan. Novel ini mengajarkan kita untuk tidak menyerah di saat sulit dan percaya kepada kemampuan sendiri yang dimiliki. Dan inti dari persahabatan itu sangat kaya pada novel karya Windhy Puspitadewi ini.

Bagi kalian yang ingin berfantasi ria, Touché adalah jawabannya. Mulaialah berfantasi. =]

Rate: ✔✔✔✔

Judul : Touché

Pengarang : Windhy Puspitadewi

Tahun terbit : 2011

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Jumlah Hal : 204 halaman

Kategori : Fiksi, Novel, Fantasy

Ukuran : 13,5 x 20 cm

Harga : Rp 35.000

ISBN : 978-979-22-7000-6